setiap masa ada orangnya dan setiap orang ada masanya. adalah sebuah kalimat yang sering aku lontarkan setiap kali kami berada di moment pembicaraan intens 2 kepala yang tidak pernah mungkin menjadi satu tetapi sering kali beriringan. semoga disetiap Waktu dan disetiap masa kami akan tetap Bersama dan tidak kehilangan masa itu sendiri.
sebagai awal baru untuk berbagi hidup, tumbuh, dan menua Bersama di setiap masa dan di setiap Waktu. kami memilih untuk menyempurnakan perjalanan ini dalam ikatan suci pernikahan.