Kami pernah berada di sekolah yang sama, menjalani hari-hari di lingkungan yang sama, bahkan sering berpapasan, Namun saat itu, kami hanyalah dua orang yang tidak pernah benar-benar saling mengenal. dan diatas adalah foto pertama kami tanpa pernah menyangka akan dipertemukan dalam satu takdır yang sama.
Kami pernah saling menjauh. Bukan karena hilang rasa, tapi karena ingin memperbaiki diri, menata hati, dan memastikan bahwa apa yang kami jalani bukan sekadar keinginan, melainkan kesiapan. Dalam jarak itu, kami belajar arti rindu yang tidak harus diungkapkan, dan doa yang diam-diam dipanjatkan. Hingga pada akhirnya, Allah kembali mendekatkan kami dengan cara yang lebih tenang, lebih dewasa, dan lebih pasti.
Kami pun memahami, bahwa cinta yang baik bukan yang tergesa-gesa, melainkan yang dipersiapkan dengan kesungguhan.
Bukan hanya tentang bersama, tapi tentang bagaimana saling membawa menuju kebaikan dan ridha-Nya. Hari ini, kami memilih untuk melangkah dengan niat yang lebih serius. Mengikat bukan hanya perasaan, tetapi juga tanggung jawab dalam sebuah janji suci pernikahan. Semoga langkah ini menjadi awal ibadah panjang, yang tidak hanya menyatukan kami di dunia, tetapi juga kelak di akhirat dalam ridha Allah SWT.