Terlalu panjang jika harus di ceritakan dari awal
Karena cinta kami bukan tentang bagaimana semuanya dimulai,
melainkan tentang bagaimana kami bertahan.
Kami hanya dua insan biasa,
yang di takdirkan untuk saling menggenggam
melewati badai, menikmati pelangi,
hingga sampai dititik ini.
Ribuan tangis.
Jutaan tawa.
Menjadi saksi bagaimana kata yakin
Terus kami ucapkan untuk menguatkan hati yang sempat rapuh.
Bukan sekedar janji yang terucap,
tapi langkah yang terus bergerak.
Bukan hanya kata yang indah,
namun pengorbanan yang nyata.
Hingga pada suatu hari yang penuh haru,
kami mempertemukan dua keluarga,
Menyatukan doa-doa dalam satu restu.
Tidak selalu mudah dan setenang yang terlihat.
Namun kami memilih percaya
Bahwa sang maha cinta
Tak pernah salah menuliskan takdir.
Dengan segala harap dan pasrah,
kami menanti hari di mana
Sebuah “janji suci” akan terucap,
mengikat dua jiwa dalam satu arah.
Tiba hari dimana kami memulai
Perjalanan baru sebagai “kita”.
Doakan agar langkah kami
Selalu dibalut lembutnya “takdir”
Dan “keberkahan”.